menu utama Profile stikes Sistem akademik Mahasiswa Alumni akses email web Buku tamu

SMP Ya BAKII 1 Kesugihan

Jl. Raya Kesugihan No.135 Kesugihan
Cilacap - Jawa Tengah
Telp: (0282) 695134
Email: info@smpyabakii1-clp.sch.id

SMP YA BAKII 1 KESUGIHAN MENERIMA PENDAFTARAN SISWA BARU TH 2010/2011 Post : 26 May 2010 - 07:38 am  
Marawis El Islah
Update: 28 October 2009 - 12:00 am | Author: Faizin

MARAWIS

Marawis adalah salah satu jenis "band tepuk" dengan perkusi sebagai alat musik utamanya. Musik ini merupakan kolaborasi antara kesenian Timur Tengah dan Betawi, dan memiliki unsur keagamaan yang kental. Itu tercermin dari berbagai lirik lagu yang dibawakan yang merupakan pujian dan kecintaan kepada Sang Pencipta.

SEJARAH

kesenian marawis berasal dari negara timur tengah terutama dari Yaman Nama marawis diambil dari nama salah satu alat musik yang dipergunakan dalam kesenian ini. Secara keseluruhan, musik ini menggunakan hajir (gendang besar) berdiameter 45 Cm dengan tinggi 60-70 Cm, marawis (gendang kecil) berdiameter 20 Cm dengan tinggi 19 Cm, dumbuk (sejenis gendang yang berbentuk seperti dandang, memiliki diameter yang berbeda pada kedua sisinya), serta dua potong kayu bulat berdiameter sepuluh sentimeter. Kadang kala perkusi dilengkapi dengan tamborin atau krecek. Lagu-lagu yang berirama gambus atau padang pasir dinyanyikan sambil diiringi jenis pukulan tertentu

Dalam Katalog Pekan Musik Daerah, Dinas Kebudayaan DKI, 1997, terdapat tiga jenis pukulan atau nada, yaitu zapin, sarah, dan zahefah. Pukulan zapin mengiringi lagu-lagu gembira pada saat pentas di panggung, seperti lagu berbalas pantun. Nada zapin adalah nada yang sering digunakan untuk mengiringi lagu-lagu pujian kepada Nabi Muhammad SAW (shalawat). Tempo nada zafin lebih lambat dan tidak terlalu menghentak, sehingga banyak juga digunakan dalam mengiringi lagu-lagu Melayu.

Pukulan sarah dipakai untuk mengarak pengantin. Sedangkan zahefah mengiringi lagu di majlis. Kedua nada itu lebih banyak digunakan untuk irama yang menghentak dan membangkitkan semangat. Dalam marawis juga dikenal istilah ngepang yang artinya berbalasan memukul dan ngangkat. Selain mengiringi acara hajatan seperti sunatan dan pesta perkawinan, marawis juga kerap dipentaskan dalam acara-acara seni-budaya Islam.

JUMLAH PEMAIN

Musik ini dimainkan oleh minimal sepuluh orang. Setiap orang memainkan satu buah alat sambil bernyanyi. Terkadang, untuk membangkitkan semangat, beberapa orang dari kelompok tersebut bergerak sesuai dengan irama lagu. Semua pemainnya pria, dengan busana gamis dan celana panjang, serta berpeci. Uniknya, pemain marawis bersifat turun temurun. Sebagian besar masih dalam hubungan darah -- kakek, cucu, dan keponakan.sekarang hampir setiap wilayah terdapat marawis.

Di ambil dari : http://id.wikipedia.org/wiki/Marawis

 




<< Sebelumnya
Info Beasiswa
Gratis Sekolah D
20 Agustus 2006 - 02:03 pm

Gratis Lat Pop T
20 Agustus 2006 - 01:29 pm

Lainnya...
Info TerKini
PADI, MAKIN BERI
19 April 2008 - 03:13 am

smp ya bakii Go Intenet
17 April 2008 - 12:27 am

Lainnya...
 
sma-alirsyad-clp.sch.id
www.elrahmapwt.com
ab-intermedia.com
www.maminat-clp.sch.id
   Home | Profile |  Galeri | Alumni | Forum Online | Email