Latar Belakang Update: 17 April 2008 - 10:13 am | Author: admin
Pendidikan masa depan diharapkan mampu menyiapkan sumberdaya manusia (SDM) yang dapat bersaing di dunia internasional. Kurikulum yang digunakan tentunya harus mengacu pula kurikulum standar minimal internasional. Artinya telah diakui secara internasional. Yayasan BAKII, termasuk di dalamnya SMP Ya BAKII adalah institusi yang keberadaannya munul dari masyarakat atas dasar kebersamaan dan musyawarah. Demikian pula dalam hala kepemilikannyapun secara bersama-sama. Maka kebijakan yang ada dengan sendirinya tidak bisa lepas dari kehendak masyarakat tersebut. Masyarakat menghendaki di dalam pengelolaan SMPdi samping sistem pendidikan formal, terdapat pula system pendidikan yang berpola pesantren. Kebijakan yayasan mendesak diwujudkannya kehendak masyarakat tersebut. Hanya saja materi kurikulum yang diterapkan bukan lagi ilmu agama saja, akan tetapi ilmu-ilmu dasar seperti Matematika, Fisika, Kimia dan Biologi. Padahal justru ilmu-ilmu itulah yang menurut Indrajati Sidi, Phd. Dalam buku menuju masyarakat belajar merupakan ilmu-ilmu dasar yang menjadi kurikulum standar minimal internasional, artinya telah diakui oleh dunia internasional bahkan tidak ada satupun negara maju yang tidak memiliki pengem,bangan ilmu-ilmu tersebut. Sehingga tepat sekali apabila hal ini menjadi alternatif kurikulum pendidikan masa depan di Indonesia, termasuk apabila dicobakan di SMP Ya BAKII 1 Kesugihan kabupaten Cilacap. Atas dasar itulah konsep Kelas Unggulan di SMP Ya BAKII 1 Kesugihan kabupaten Cilacap dirumuskan. Konsep ini menggunakan pola pesantren yang dikemas dalam bentuk model Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) yang sedang diupayakan pelaksanaannya oleh Departemen Pendidikan Nasional.
|